Tampilkan postingan dengan label inspirasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label inspirasi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 12 November 2014

Manisnya Usaha Es Tebu Semanis Uang Ratusan Ribu

usaha es tebu
Habis manis sepah dibuang, tebu manis mendatangkan uang. Peribahasa ini memang tepat untuk mewakili peluang bisnis jual es tebu. Peribahasa yang semula buruk, menjadi indah ketika dihubungkan dengan tebu. Tumbuhan tropis ini adalah bahan utama pembuatan gula. Tidak hanya batangnya saja yang bermanfaat, daunnya pun bisa digunakan sebagai bahan bakar pengganti kayu. Dengan semakin sadarnya masyarakat akan pentingnya mengkonsumsi makanan dan minuman alami, tebu pun dilirik untuk dibuat minuman segar. Es tebu. Jadi tidak heran jika saat ini banyak sekali dijumpai penjual es tebu menjajakan minuman ini. Dengan lapak sederhana, sebuah gerobak/meja dan mesin penggiling tebu, mereka menunggu anda dipinggir jalan. Mereka siap melepaskan dahaga anda. Mereka menggoda anda dengan segarnya es tebu. Minuman segar dan manis, adalah yang paling dicari ketika panas dan terik mengganggu perjalanan anda. Dengan 3.000 rupiah, anda bisa menebusnya. Sama seperti kesegaran es tebu yang menggoda, keuntungan dari bisnis menjual es tebu pun menggoda. Anda tertarik mengambil peluang bisnis jual es tebu?

Memulai usaha jual es tebu

 

Usaha menjual es tebu termasuk usaha dengan modal kecil dan serderhana, tugas anda hanya memeras tebu dan menambahkan es. Dengan modal sekitar 6 juta, bisa dijadikan sebagai usaha sampingan maupun bisnis utama. Meskipun mudah, untuk memulai usaha ini, anda perlu mempersiapkan beberapa hal.

1. Modal Awal

Peralatan yang perlu disediakan adalah:
  • mesin penggiling + mesin penggerak = 4    juta
  • gerobak/meja                                      = 1,5 juta
  • tempat es+pisau+gelas                       = 0,5 juta
  • total modal awal                                 =  6   juta
2. Modal untuk berjualan per hari

Asumsikan penjualan 100 gelas per hari. Untuk membuat 100 gelas, kira-kira diperlukan 20 batang tebu. Harga tebu adalah 3 ribu per batang. Kebutuhan es sekitar 10 buah dan bahan bakar bensin menghabiskan 2 liter. Sedangkan untuk sedotan/palstik kurang lebih 6.000. jadi perhitungannya seperti di bawah ini:
  • tebu (20 btg x 3.000)    = 60 ribu
  • es batu (10 x 2.000)      = 20 ribu
  • bensin (2 liter x 7.000)  = 14 ribu
  • plastik + sedotan           =    6 ribu
  • total modal per hari       = 100 ribu
3. Pendapatan kotor

Jika harga jual per gelas adalah 3.000, maka penghasilan kotor per hari adalah:
  • 100 x 3.000 = 300.000
4. Pendapatan bersih

  • 300.000 - 100.000 = 200.000
Keuntungan yang sangat menggiurkan. Dengan asumsi diatas, diperkirakan kurang dari 2 bulan modal awal sudah kembali.

Dengan pemilihan lokasi usaha yang tepat, menjual 100 gelas per hari sangat mudah. Resiko kerugian bisnis jual es tebu juga sangat kecil. Masalah persaingan, tidak terlalu berat. Jika dikelola dengan baik, manisnya tebu, semanis keuntungan yang didapat. Segarnya es tebu, sesegar aliran uang ke dompet anda.

Senin, 27 Oktober 2014

Peluang Usaha dan Baju Jokowi

Ketika memperhatikan Foto disamping, saya melihat peluang usaha sampingan fashion. Saya tidak tertarik dengan  benda bewarna kuning berkilau di puncak Monas di belakang Presiden RI ke 7 itu. Justru lengan baju yang menarik perhatian saya. FYI, Foto ini diambil saat Presiden  Jokowi memberikan pidato acara Syukuran Pesta Rakyat. Kembali ke lengan baju kemeja Presiden Jokowi, tidak hanya saat acara di Monumen Nasional, hampir setiap  memakai kemeja putih, beliau  melipat lengan kemejanya. Coba anda searching image di google, anda akan menemukan foto-foto serupa. Dalam acara pengenalan Kabinet Kerja Sabtu lalu, semua kompak melakukan hal yang sama. Menyingsingkan lengan baju. Dan sayapun mengerti makna dibalik lengan baju yang dilipat itu. Kerja, kerja dan kerja. Seperti nama kabinetnya. Menurut Presiden Jokowi, “lengan baju yang dilipat itu menandakan siap bekerja setiap saat”. Mungkin diharapkan dapat menular ke seluruh Menteri dalam Kabinet Kerja. Salah satunya sudah membuktikan diri, Menteri Kelautan dan Perikanan. Silahkan anda baca kisah sukses Susi Pudjiastuti. Dapatkan inspirasi.

Temukan Peluang usaha dari fashion Jokowi.


usaha sampingan fashion

Anda pasti masih ingat fenomena baju kotak-kotak saat pilkada DKI Jakarta 2 tahun lalu? Fenomena baju kotak-kotak menjadi trend. Semua ingin memakainya. Akibatnya permintaan tinggi. ini tentu saja melibatkan para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM). Dan tentu saja itu membawa berkah bagi mereka. Omset naik, keuntungan meningkat Tentu anda bertanya, apa hubungan kotak-kotak dengan lengan kemeja Presiden Jokowi yang dilipat?  bayangkan jika fenomena ini terulang lagi. Ketika menjadi fashion trend,  Berbondong-bondong orang mencari kemeja seperti yang dipakai Presiden Jokowi. Nah, disinilah muncul peluang usaha. Dengan sedikit modifikasi bentuk, bisa jadi “kemeja jokowi” akan menjadi sebuah gaya kemeja  baru. Apakah terlintas  ide usaha seperti yang saya pikirkan? Sudahkah anda siap mengambil peluang usaha ini. Untuk anda yang sudah mempunyai bisnis usaha pakaian, manfaatkanlah peluang ini untuk meningkatkan penjualan produk anda.

Tentu anda masih ingat fenomena “Kerudung Syahrini”? anda bisa meniru cara pedagang meningkatkan penjualan. Mereka memberikan nama “Kerudung Syahrini” . Promosi yang unik. Anda pun bisa menirunya. Berilah label pada produk pakaian anda, kususnya kemeja lengan panjang. Seperti yang saya sebut di atas, anda bisa memberikan nama “kemeja jokowi”.

Untuk anda yang baru ingin memulai usaha sampingan fashion, sekaranglah waktunya melangkah. Seperti tulisan saya tentang kunci sukses memulai usaha,  kreatif menjadi kuncinya. Kita juga harus membaca peluang, temukan ide baru, dan belajar dari pengalaman orang lain.

Minggu, 26 Oktober 2014

Kisah Sukses Susi

Inspirasi usaha dari kisah sukses Susi Air. Kalo saya sebut nama “Susi”, siapakah tokoh yang terlintas dipikiran anda? Apakah Susi Susanti –atlit bulutangkis peraih medali emas olimpiade Barcelona 1992? Apakah Susi Similikithi istri komedian Tukul Arwana? Kalo dua tokoh diatas yang terlintas dipikiran anda, mungkin anda perlu mengurangi menonton acara olahraga dan talk show komedi. Tanpa bermaksud mengesampingkan kisah sukses kedua orang itu, saya sebenarnya ingin tahu adakah diantara anda yang terlintas kepada seorang wanita bernama Susi  Pudjiastuti. Mungkin anda masih asing dengan nama itu. Tetapi kalo saya sebut Susi Air, pasti pikiran anda langsung tertuju kepada sosok seorang  Menteri Kelautan dan Perikanan. Tepat sekali, beliau ada dibalik kisah sukses Susi Air. Beliau baru saja dilantik tadi sore. Menjadi salah satu dari 8 Menteri wanita Kabinet Kerja 2014-2019. Lantas apakah kehebatan sosok Beliau sehingga Presiden Baru Kita, Bapak Jokowi, merekrutnya menjadi tim Presiden Jokowi untuk mewujudkan janji-janji semasa kampanye? Mari kita simak perjalanan  dari seorang pengepul ikan di TPI Pangandaran, menjadi Bos Susi Air, hingga mencapai puncak kesuksesan menjadi seorang menteri.

Kisah Sukses Susi Air dimulai sekitar 30 tahun lalu.


kisah sukses susi air

Susi Pudjiastuti lahir lahir 49 tahun lalu di Pangandaran, Jawa Barat. Ibu dari 3 orang anak ini lahir 15 January 1965. Beliau hanya memiliki ijazah SMP. Beliau memang sempat besekolah di SMA Yogyakarta. Namun sayang, harus terhenti saat menginjak kelas 2. Setelah putus sekolah, dengan bermodalkan 750rb dari hasil menjual perhiasan, Beliau mengawali usaha menjadi pengepul ikan di Pangandaran. Usaha ini dimulai tahun 1983. Usahanya berkembang pesat hingga tahun 1996 Beliau berhasil mendirikan pabrik pengolahan ikan. Melalui PT ASI Pudjiastuti Marine Product beliau mengembangkan sayap bisnisnya dalam bidang  penerbangan. Bisnis ini sebenarnya ada hubungannya dengan pemasaran pengolahan ikan yang mencapai pasar hingga Asia dan Amerika. Hanya melalui transportasi udaralah dapat  mengirimkan pesanan pembelinya.  Maka, pada tahun 2004 Beliau memutuskan membeli sebuah pesawat. Dengan pesawat inilah beliau bisa mengirim lobster, ikan, dan hasil laut lain kepada pembeli  masih dalam keadaan  segar.

Seperti yang pernah dialamai oleh usahawan sukses, Beliaupun pernah merasakan jatuh bangun. Usaha perikanannya pernah mengalami masa surut. Tetapi, sebagai seorang yang berjiwa wirausaha beliau tidak lantas menyerah. Seperti yang pernah saya tulis di artikel kunci sukses usaha, Beliau selalu belajar dari pengalaman kegagalanya. Beliau punya mimpi besar dan ide kreatif. Disaat usaha perikanan lesu, beliau mempunyai ide menyewakan pesawatnya. Berawal dari kesulitan, justru berbuah kesuksesan. Berawal dari 1 buah pesawat kecil Cessna Caravan, menjadi bos sebuah perusahaan penerbangan yang mengelola hampir 50 pesawat. Dari pengepul ikan, menjadi menteri. Sungguh menginspirasi kita.

Demikianlah kisah tokoh inspirator kita. Semoga kisah sukses pemilik Susi Air ini, Ibu Menteri Kelautan dan Perikanan ini bisa memberi motivasi kita.